Home / Sejarah

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 19:17 WIB

Ir. Soetami, Menteri Termiskin Sepanjang Sejarah Bangsa

Dikutip: Berbagai Sumber

PajajaranPost.com – Delapan kali dilantik sebagai menteri tetapi hidupnya tetap saja miskin karena dirinya jujur dan sangat mengerti siksaan di akhirat.

Ir. Soetami adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga yang menjabat selama 4 kabinet sejak tahun 1965 sampai tahun 1978.

Karena kemampuannya & kejujurannya, Soetami dipercaya oleh Presiden Soekarno maupun Presiden Soeharto. Selama menjadi menteri, Soetami memimpin mega proyek besar dengan dana yang fantastis. Meski demikian Pria kelahiran Surakarta, 19 Oktober 1928 tidak lantas memanfaatkan dana proyek tersebut untuk korupsi dan memperkaya diri.

Dibawah pengawasannya, proyek mega raksasa seperti:

1. Gedung DPR/MPR RI

2. Jembatan Semanggi

3. Waduk Jatiluhur

4. Bandara Ngurah Rai

5. Jembatan Amanat Penderitaan Rakyat (Ampera)

6. Jalan Tol Pertama Di Indonesia (Tol Jagorawi).

Semua karyanya berdiri hingga kini dengan kokoh.

Ir. Soetami adalah menteri yang paling miskin di Indonesia bahkan mungkin sampai hari kiamat nanti, karena Soetami adalah manusia paling langka, jujur, amanah, dan berpengetahuan luas.

Jika hari lebaran tiba, para tamu pun silahturahmi. Namun betapa terkejutnya saat menginjakkan kaki dirumah Soetami. Bukan kemewahan yang ada, namun rumah sederhana yang atapnya bocor dimana-mana. Bahkan suatu ketika PLN mencabut meteran listrik dirumahnya karena Soetami telat bayar listrik.

Baca juga  Sejarah Singkat Pendopo Kota Bandung

Padahal sebagai pejabat negara yang menangani proyek-proyek mega besar. Menteri Soetami bisa saja hidup dengan bergelimang kemewahan. Contohnya Pejabat Negara maupun Pejabat Daerah sekarang ini semuanya memiliki rumah mewah, kendaraan mewah dari hasil diluar gaji karena mereka tidak memiliki sifat yang jujur, amanah di hatinya. Sosok Ir. Soetami ini sangat pendiam dan sederhana.

Rumahnya beralamat Jln. Imam Bonjol, Jakarta. Beliau membeli rumah secara mencicil dan baru lunas menjelang pensiun. Tidak pernah ia menggunakan fasilitas negara diluar pekerjaannya. Saat pensiun, semua ia dimiliki dikembalikan kenegara termasuk mobil dinasnya.

Seorang pengusaha pernah ingin memberinya mobil karena tahu mobil dinas Soetami akan dikembalikan. Namun Soetami menolak dengan halus. Beliau memilih meminta potongan harga sedikit dan membayar mobil itu.

Sebagai Insinyur Teknik Sipil Lulusan Institut Teknologi Bandung. Beliau sangat menyukai pekerjaan lapangan. Wartawan kerap memanggilnya ”Menteri yang tidak punya udel (seenaknya)”.

Ir. Soetami mampu jalan kaki puluhan kilometer atau lebih untuk meninjau daerah terpencil. Jika ada ojek, beliau naik. Jika tidak ada, maka berjalan kaki sampai desa terpencil hingga bertemu masyarakat sekitar. Dialah satu-satunya menteri sepanjang zaman sebagai orang yang paling jujur, amanah, dan mengerti tentang akhirat.

Baca juga  Badak Putih, Sang Penunggu Balai Kota Bandung

Sangking terlalu rajin bekerja sampai beliau tidak memikirkan kesehatan diri sendiri. Hingga kemudian beliau jatuh sakit dan kekurangan gizi.

Namun Soetami tidak mau berobat dirumah sakit, beliau takut diketahui orang lain. Menteri yang bersahaja itu tidak mempunyai uang untuk membayar rumah sakit, baru setelah pemerintah turun tangan. Soetami mau diopname (rawat inap). Namun semua itu terlambat, Soetami meninggal dunia di Jakarta, 13 November 1980 pada usia 52 tahun.

Meski jasanya banyak untuk Bangsa Indonesia, Soetami sempat mengungkapkan perasaan bahwa beliau tidak mau dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Akhirnya beliau dimakamkan di Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Kemudian namanya diabadikan menjadi sebuah waduk di Kabupaten.Malang, yakni Waduk Ir. Soetami.

Indonesia saat ini membutuhkan lebih banyak sosok seperti Ir. Soetami. Menteri yang berprestasi dan rela hidup merakyat. Menteri yang menhindari dari kehidupan duniawi dan memilih hidup bersih hingga akhir hayatnya, kini namanya tetap harum dan akan selalu dikenang oleh rakyat indonesia yang merindukan sosok hebat dan sederhana seperti beliau.

Share :

Baca Juga

Sejarah

Sejarah Singkat Nama Dago yang Tersohor

Sejarah

29 Oktober 1945, Indonesia dan Inggris Sepakat Gencatan Senjata

Sejarah

Sumur Bandung: Tancapan Nyere dan Nyi Mas Dewi Kencring Manik

Sejarah

Sejarah Singkat Pendopo Kota Bandung

Sejarah

Habibie Kecil

Sejarah

Daftar Wali Kota Bandung dari Masa ke Masa

Sejarah

Kampung Adat Cireundeu yang Terus Dilupakan

Sejarah

Soekarno, Marilyn Monroe & John Florea: Kisah Seorang Presiden, Bintang Film dan Pewarta Foto