Home / Artikel

Kamis, 3 Juni 2021 - 23:04 WIB

Jujur atau Tidak Kopi Instan

PajajaranPost.com – Banyak isu beredar bahwa kopi instan tidak seluruhnya kopi murni atau katakan lah dicampur dengan biji jagung. Biji jagung sebetulnya tak berbahaya, namun jika itu benar terjadi berarti produsen kopi telah membodohi para konsumen. Hal ini perlu pembuktian dari para ahli kopi karena di Indonesia sendiri belum ada yang benar-benar membuktikannya.

Berbicara kopi dicampur jagung atau kopi “Jitu” (kopi siji jagung pitu), ternyata benar terjadi di Brazil. American Chemical Society membuktikan, bahwa di Brazil suplai kopi yang berkurang telah mengakibatkan harga kopi yang meninggi. Sehingga praktik untuk menekan ongkos serta memperbesar keuntungan menjadi faktor tersebut.

Baca juga  Program Desa Wisata Bangkitkan Asa Warga

Cara perusahaan kopi di Brazil mencampur kopi dengan jagung adalah dengan memanggang sehingga sama hitam lalu menggilingnya menjadi kopi instan. Orang awam biasanya tidak bisa membedakan hal itu. Karena di Brazil, biasanya kopi digiling dan dipanggang sempurna sehingga rasa kopi murni tidak terlalu menonjol.

Baca juga  Apakah Kita Masih di Indonesia

Jika praktik seperti itu ada di Brazil, tidak menutup kemungkinan praktik-praktik seperti itu pun ada di Indonesia. Jikapun tidak mencampur kopi dengan jagung, “mungkin saja” melalui proses-proses kimia yang dapat merusak kesehatan konsumennya.

Semoga produsen kopi tanah air dapat dipercaya karena sudah melalui uji BPOM dan sebagainya. Sehingga praktik-praktik nakal untuk memperdaya masyarakat tidak terjadi di Indonesia.

(Gendis Putri)

Editor: Deni Asmara

Share :

Baca Juga

Artikel

DLH KBB Kelimpungan, Siapa yang Salah?

Artikel

Minggu Ceria Bersama Penyandang Disabilitas di Pantai Kuta Mandalika

Artikel

PERNYATAAN SIKAP GEMA KEADILAN

Artikel

Simalakama Pemerintah: Pilkada 2020 vs Tangani Covid-19
berkorban demi qurban

Artikel

Berkorban demi Qurban

Artikel

Ancaman Kesenjangan Sosial yang Semakin Senjang

Artikel

Aturan Wajib Masker Diberlakukan, Pemerintah Jangan Tipu Rakyat

Artikel

Iklan Televisi Buruk Bagi Manusia