Home / Artikel

Sabtu, 1 Mei 2021 - 18:46 WIB

Kerap Merusak Ekosistem Laut, Edukasi Nelayan Harus Dimasifkan

Oleh: Drs. H. Anwar Yasin, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Komisi II

Laut merupakan salah satu sumber kehidupan manusia. Wajar jika banyak orang yang hidup bergantung dari segala potensi yang ada di laut. Indonesia dikenal sebagai negara maritim, yaitu negara yang memiliki jumlah pulau yang banyak. Di Jawa Barat, luas teritori lautnya mencapai 7 ribu KM persegi.

Data yang dihimpun oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Jawa Barat menunjukkan sebanyak 105 ribu orang berprofesi sebagai nelayan di Jawa Barat. Angka tersebut belum termasuk seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan penangkapan, penadahan hingga pemasaran hasil laut.

Begitu besarnya potensi laut di Jawa Barat nyatanya tidak selaras dengan kesadaran masyarakat untuk menjaga laut tetap aman dan lestari. Beberapa oknum nelayan kedapatan menggunakan alat yang tak hanya mengurangi populasi ikan di laut, melainkan juga menghancurkan ekosistem yang ada di dalamnya.

Baca juga  Iklan Televisi Buruk Bagi Manusia

Pemerintah Provinsi selaku pihak yang memiliki tanggung jawab terhadap kelestarian ekosistem dan lingkungan hidup perlu merespon tindakan yang merusak alam tersebut. Selain langkah represif dengan melakukan tindakan terhadap oknum yang merusak ekosistem di laut, pemerintah juga perlu untuk melakukan tindakan preventif. Diantara tindakan preventif yang dapat pemerintah lakukan yaitu dengan penyampaian edukasi dan pelatihan bagi para nelayan.

Edukasi dapat menjadi efektif dalam mencegah rusaknya ekosistem apabila kesadaran nelayan akan pentingnya menjaga kelestarian alam itu tumbuh. Bahwa mendapatkan hasil laut yang melimpah dengan cara menghancurkan ekosistem itu hanyalah akan menghancurkan sumber penghidupan mereka di masa depan.

Baca juga  Bunga Bugenville Bisa Tiga Warna, Meladi: Tidak Sulit yang Penting Mau Sabar dan Tekun

Ekosistem yang seharusnya menjadi tempat berkembang biak hewan laut malah menghilang. Akhirnya tidak ada sesuatu yang dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya karena biota laut semakin langka.

Permasalahan tentang kerusakan ekosistem di laut yang disebabkan oleh penggunaan alat-alat yang dilarang untuk menangkap hewan laut tidaklah sederhana. Dampak yang dihasilkan sangatlah besar dan berjangka panjang. Buntutnya adalah semakin menipisnya hasil laut di Jawa Barat dan juga menimbulkan krisis pangan kedepannya. Oleh karena itu, pemerintah perlu turun tangan dan menangani permasalahan tersebut agar jangan sampai malah merugikan seluruh masyarakat yang menjadikan hewan laut sebagai makanan sehari-harinya.

Editor: Gendis Putri

Share :

Baca Juga

Artikel

DLH KBB Kelimpungan, Siapa yang Salah?

Artikel

Shalawat

Artikel

Minggu Ceria Bersama Penyandang Disabilitas di Pantai Kuta Mandalika
berkorban demi qurban

Artikel

Berkorban demi Qurban

Artikel

Aturan Wajib Masker Terkesan Dipaksakan

Artikel

Nyamuk Jantan Gak Suka Darah Lho!

Artikel

EMIL HARUS PERJELAS PERUNTUKAN DANA PINJAMAN KE DPRD

Artikel

Pasca Pandemi, Pemerintah Harus Segera Lakukan Tindakan Konkrit